<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: demo buruh salah jalan</title>
	<atom:link href="http://nadhiv.wordpress.com/2007/04/30/demo-buruh-salah-jalan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nadhiv.wordpress.com/2007/04/30/demo-buruh-salah-jalan/</link>
	<description>cerita di sebuah sudut ruang tunggu</description>
	<lastBuildDate>Fri, 02 Oct 2009 08:03:49 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: ice</title>
		<link>http://nadhiv.wordpress.com/2007/04/30/demo-buruh-salah-jalan/#comment-202</link>
		<dc:creator>ice</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Dec 2007 22:45:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nadhiv.wordpress.com/2007/04/30/demo-buruh-salah-jalan/#comment-202</guid>
		<description>terus dimana fungsi negara sebagai penjamin dari kesejahteraan warganya? kalau hanya relasi buruh dan majikan saja bisa dilihat ahirnya kesewenang-wenangan yang tak mencerminkan dari ajaran islam itu sendiri.

---&gt; &lt;em&gt;ini sy kopikan paragraf 9 dari tulisan di atas:&lt;/em&gt; 

&lt;blockquote&gt;Seluruh perkara yang menyangkut kesejahteraan buruh, hak atas pendidikan dan kesehatan yang layak, jaminan hari tua, dan lain-lain merupakan kewajiban dan tanggung jawab pemerintah/negara. Negara – dalam perspektif Islam — bukan saja bertanggung jawab terhadap kaum pekerja, melainkan atas seluruh rakyat, satu persatu. Bahkan negara juga wajib melindungi dan memelihara kepentingan dan kebutuhan seluruh lapisan masyarakat, baik itu kaum pekerja, kalangan pengusaha, kaum lemah maupun berada, laki-laki maupun perempuan, anak-anak maupun orang yang tua renta.&lt;/blockquote&gt;

&lt;em&gt;smg ini cukup utk menjawab pertanyaan. salam.&lt;/em&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>terus dimana fungsi negara sebagai penjamin dari kesejahteraan warganya? kalau hanya relasi buruh dan majikan saja bisa dilihat ahirnya kesewenang-wenangan yang tak mencerminkan dari ajaran islam itu sendiri.</p>
<p>&#8212;&gt; <em>ini sy kopikan paragraf 9 dari tulisan di atas:</em> </p>
<blockquote><p>Seluruh perkara yang menyangkut kesejahteraan buruh, hak atas pendidikan dan kesehatan yang layak, jaminan hari tua, dan lain-lain merupakan kewajiban dan tanggung jawab pemerintah/negara. Negara – dalam perspektif Islam — bukan saja bertanggung jawab terhadap kaum pekerja, melainkan atas seluruh rakyat, satu persatu. Bahkan negara juga wajib melindungi dan memelihara kepentingan dan kebutuhan seluruh lapisan masyarakat, baik itu kaum pekerja, kalangan pengusaha, kaum lemah maupun berada, laki-laki maupun perempuan, anak-anak maupun orang yang tua renta.</p></blockquote>
<p><em>smg ini cukup utk menjawab pertanyaan. salam.</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
