berkontemplasi sejenak

Pernahkah kita berfikir bahwa kita bukan apa-apa sebelum kita datang di dunia ini?
Pernahkah kita berfikir tentang bentuk kita saat ini setelah sebelumnya hanyalah sesuatu yang tidak lebih besar dari sebutir garam?

Pernahkah kita berfikir bagaimana beberapa pohon mampu mengangkat air hingga setinggi 120 meter, dari bawah tanah hingga ke ujung ranting-rantingnya, padahal pohon-pohon itu tidak memiliki pompa atau mesin apapun di dalamnya?

Pernahkah kita berfikir tentang bagaimana bumi yang meskipun berputar mengelilingi porosnya dengan kecepatan 1670 km per jam tetapi tidak ada satu pun dari benda yang ada di atasnya terlempar dan hilang ke angkasa?

Pernahkah kita berfikir tentang bagaimana lalat yang mengepakkan sayapnya sekitar 1000 kali per detik tetapi sayapnya itu tidak pernah aus apalagi terbakar?

Pernahkah kita berfikir tentang kota tempat kita tinggal, rumah-rumah kita bisa hancur luluh dalam sebuah gempa yang bisa terjadi kapan saja, dan kita kehilangan semua yang kita miliki hanya dalam hitungan detik?

Pernahkah kita berfikir tentang bagaimana kehidupan kita begitu cepat berlalu, hingga suatu saat nanti tubuh kita akan semakin lemah dan tua, dan secara berangsur-angsur kita akan kehilangan kecantikan, kesehatan, dan kekuatan kita?

Pernahkah kita berfikir tentang bagaimana suatu hari nanti kita akan didatangi oleh Malaikat Maut yang secara khusus diutus oleh Allah kepada kita dan segera setelah itu kita akan pergi meninggalkan dunia ini?

Pernahkah kita berfikir tentang kenapa banyak orang (mungkin juga termasuk kita) mati-matian mengejar dunia, padahal yang seharusnya justru dilakukan adalah mempersiapkan diri untuk kehidupan akhirat?

Jika seseorang gagal memikirkan alasan mengapa dunia ini diciptakan, dia tidak akan pernah tahu tujuan keberadaannya di alam ini. Padahal Tuhan telah menciptakan segala sesuatu dengan tujuan yang jelas.

“Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dengan bermain-main. Kami tidak menciptakan keduanya kecuali dengan haq, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui” (QS 44: 38-39)

“Maka apakah kamu mengira bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main saja, dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?!” (QS 23:115).

~ by ahmad nadhif on March 16, 2007.

One Response to “berkontemplasi sejenak”

  1. ada blog asyik. silahkan dikunjungi di anajauhara.wordpress.com

    ————-
    asyik apanya! wong isinya cuma hasil contekan gitu. ayo, nulis sendiri. tulislah tentang apa saja: embun, angin, rembulan, ranting, apapun yang kau suka. dengan tulisan, kita mengabadikan kebersaatan.

    anyway, welcome to the club, sis.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: