jika ini bisa disebut puisi,

puisi ini lahir tanpa latar apapun
tercipta bukan untuk siapapun
juga tanpa pesan sedikitpun

puisi ini mengendap-endap menjelma
saat aku mulai terlelap
di dalam laju angkot yang lambat

(melintasi bululawang, 26 juli 2007)

~ by ahmad nadhif on August 16, 2007.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: