balada sandal putus

apa yang akan kau rasakan jika tali sandalmu putus, kemudian orang di sampingmu berkata, “silahkan pakai sandal saya. sandal anda tinggalkan di sini. saya akan menjahitnya dan anda bisa ambil kembali minggu depan saat anda datang kemari lagi”?

itulah yang terjadi padaku akhir bulan juli lalu. dan tahukah kau siapa pemilik kalimat-kalimat indah itu? dia hanya seorang peternak sapi. hanya! namanya mas huda, kenal baru beberapa bulan, warga sebuah desa terpencil di kecamatan turen, malang. andai waktu itu tidak malu, aku tentu sudah bebas lepaskan buliran-buliran airmataku berjatuhan tanpa repot-repot menahannya (sentimentil? biarin. aku memang cengeng dalam hal-hal seperti ini, kuakui itu).

senja itu kami (pak sulhan, aku, dan mas huda) berkeliling ke pelosok-pelosok untuk sebuah misi kecil yang menjadi bagian dari upaya menumpas kapitalisme keparat! bertiga kami berboncengan sepeda motor tua. pak sulhan nyetir, aku di tengah, dan mas huda di belakang. di tengah perjalanan, kaki kananku yang memang tidak nangkring di footstep membentur sebongkah batu. cetass! sandal kesayangan, yang sudah hampir tiga tahun setia menemaniku jalan-jalan bahkan hingga ke puncak bromo itu, putus talinya. innaalillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun.

sandal tua itupun tidak kuasa lagi kala kuajak berjalan. sedih melihatnya, seperti melihat sesosok gelandangan yang terkapar hampir tanpa nyawa di atas trotoar jalan. mengenaskan..

ketika misi hampir berakhir, kami mampir ke rumah mas huda. sambil menyajikan dawet muanis, dia mengucapkan kalimat-kalimat indah di atas.

minggu depannya, sandal tua itu pun benar-benar telah “sembuh”. kurasakan dia tersenyum manis di balik tas plastik hitam yang membungkusnya. terima kasih, mas huda. aku yakin, para malaikat telah mencatat, bahwa di tengah perjuangan mengibarkan bendera Islam di tanah persada, ada seorang sahabat yang menjahit sandal tua sahabatnya, yang talinya putus terantuk batu.

~ by ahmad nadhif on September 18, 2007.

One Response to “balada sandal putus”

  1. awal yang baik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: