jalan mendaki

jalan ini memang mendaki
dengan ribuan penggal kepala
di kiri kanannya
sayat-sayat luka dan genang darah
juga tumpah air mata

tapi lihatlah bekas tapak kaki para utusan
itu yang sering kau dulu bacakan
dari kitab sejarah paling suci

maka jangan minta aku berhenti
aku ingin mati di sini, ayah
di bawah derap gempita revolusi semesta
sebab ini adalah mezbah
dan aku adalah persembahanku
demi dosa yang entah sudah berapa tumpuk uhud
yang semakin hari terus meninggi

aku pernah mendengar sabda
bahwa darah bisa menghapus noda.

selesai di freshnet, 20 ramadhan 1428

~ by ahmad nadhif on October 2, 2007.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: