selamat tinggal, malang

pamitann.jpg

~ by ahmad nadhif on February 9, 2008.

4 Responses to “selamat tinggal, malang”

  1. Malang kehilangan orang yg berharga untuk kesekian kalinya…
    Smoga ada penggantinya …
    Amin

    >> bisa aja ente! emg hargaku brp rupiah sih? he he. pergi satu, tumbuh seribu. amien.

  2. Mda seseorang yang pernah berkata “Aku harus pergi mencari sesuatu yang bahkan aku sebdiripun taktahu, tapi aku yakin dia yang aku cari ada diluar sana. Dia menungguku untuk kesekian kalinya. Tenanglah aku pasti kan datang!” emang mau kemana c maz?

    Oya, salamkenal kami sodara dari jakarta.

    >> thx, bro. ke ponorogo nih. aku ke kota ini justru untuk menunggu, bro. ya, aku menunggu di sini. nunggu apa? bakso lewat!😀 salam kenal juga. jakarta? 6-9 maret besok aku ke sana. mo ktemuan? he he.

  3. lho tulisannya ko jadi berantakan tdi rasanya engga deh!

    >> nggak pa pa. masih bisa dimengerti ini. thanks da mampir dan ngasih komen.

  4. ayo kembangkan ponorogo berorintasi malang. he he he…

    >> knapa nggak tashkent sekalian?🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: